Jasa Recovery Data

Dokter Harddisk Melayani Jasa Recovery Data se Indonesia

Layanan Recovery Data

 

Yang dimaksud dalam layanan recovery data adalah tindakan untuk mengambil data yang hilang, dihapus, tidak dapat digunakan atau tidak dapat diakses yang hilang karena berbagai alasan. Data recovery tidak hanya mengembalikan file yang hilang tetapi juga memulihkan data rusak dan corrupt. Data recovery diperlukan ketika media penyimpanan gagal dan tidak ada cadangan/backup yang baik.

Harddisk / media penyimpanan data dapat gagal karena dua alasan:

  1. Physical / Kerusakan Fisik, yaitu Kerusakan pada media penyimpanan dan data yang sudah ada perlu diambil. Ini biasanya membutuhkan perbaikan harddiskmisalnya kerusakan pada Service Area, kerusakan piringan, kerusakan head atau kerusakan elektronik pada PCB.
  2. Logical / Kerusakan Logika, yaitu hilangnya data akibat file yang sengaja atau tidak sengaja terhapus, harddisk ke format dan tidak ada kerusakan pada media.

4 Tahap Dalam Recovery Data

 

Tahap 1:

Perbaikan hard drive sehingga berjalan normal, ini berarti: jika Head Harddisk buruk atau rusak mereka perlu diganti, jika PCB memiliki masalah-masalah yang perlu diperbaiki atau diganti, jika motor spindle buruk , maka piringan (Plater) dan Head dipindahkan ke donor drive baru.
Semua pekerjaan pada mekanisme internal hard drive harus dilakukan di lingkungan yang bersih, misalnya dengan menggunakan perlengkapan Clean Room dan anti debu.

Hard drive gagal karena sejumlah alasan.

  1. Head lemah atau rusak dan tidak bisa lagi membaca media
  2. Motor spindle tidak lagi berputar menyebabkan piringan tidak berputar sehingga head tidak dapat membaca media
  3. PCB ROM rusak dan drive tidak dapat lagi melakukan inisialisasi
  4. Modul di Service Area telah menjadi rusak dan disk tidak lagi dapat diinisialisasi
  5. Modul SMART telah kelebihan error
  6. The G-List penuh dan tidak ada lagi error yang dapat ditambahkan ke G-List
  7. Drive terjatuh yeng menyebabkan piringan tidak sejajar
  8. Head telah menyentuh piringan dan bukan pada zona pendaratan (Landing Zone)

Tahap 2:

Image drive ke drive baru. Ketika sebuah hard drive gagal karena satu atau lebih alasan lain, pentingnya mendapatkan data dari drive adalah prioritas utama. Hal ini tidak mungkin untuk bekerja pada setiap drive sebelum pencitraan drive.

Jika data yang hilang dari drive karena pengguna yang menghapus, maka operasi pertama dalam menemukan file-file ini adalah dari sebuah Citra/Image dari hard drive. Jangan Pernah bekerja pada drive yang telah gagal atau telah menghapus file di  drive tersebut. Selalu bekerja dari Images drive ini.

Image Harddisk : Adalah suatu proses menyalin sector demi sector dari Drive yang rusak ke suatu file yang disimpan pada drive lain yang masih normal/sehat.

Tahap 3:

Pemulihan Logis file, partisi, MBR, dan MFT. Setelah drive telah dikloning ke drive baru melalui proses Imaging adalah mungkin untuk mengambil file dari image drive tersebut, karena sebuah image dari harddisk adalah duplikat dari harddisk yang rusak. Bila Pemulihan Logical drive telah gagal untuk sejumlah alasan. Menggunakan clone adalah mungkin untuk memperbaiki tabel partisi, MBR, MFT dan membaca struktur data pada drive lagi dan mengambil datanya.

 Tahap 4:

Memperbaiki file yang rusak yang dapat diambil dari drive yang bermasalah. Kerusakan file dapat disebabkan ketika file tersebut ditulis ke sektor pada drive yang rusak. Pada Drive yang bermasalah terutama badsector maka kerusakan file ini adalah kasus paling umum dan file perlu direkonstruksi dalam rangka untuk membuka file dan membaca file lagi.

Dokumen rusak dapat dipulihkan dengan beberapa metode perangkat lunak atau secara fisik merekonstruksi dokumen dengan menggunakan hex ​​editor

Penyebab Kehilangan Data

Dibawah ini beberapa penyebab utama kehilangan data

  • Software
  • Hardware
  • Power Loss
  • Natural disaster
  • Deleted files
  • Virus Attack
  • Accidental disk format

 

Software Data Loss

Penyebab utama kehilangan data akibat Software yaitu :

  1. Virus Attack
  2. Disk format
  3. Partition Loss or trying to change the partition on the drive
  4. Disk lost power during an operation
  5. The network deleted files
  6. Power Loss
  7. Invalid Partition Table information
  8. Corrupted boot record

Dari list di atas, penyebab terbesar adalah partisi yang rusak atau hilang dan harddisk ke format, kemudian penyebab kedua adalah serangan virus komputer, dan yang ke tiga adalah file terhapus baik sengaja maupun tidak.

Hardware Data Loss:

  1. Hard drive develop bad sectors
  2. Kelebihan beban listrik yang merusak electronic components
  3. Head rusak
  4. Head lemah
  5. Spindle motor macet
  6. Drive terjatuh
  7. Bencana Alam seperti banjir dan kebakaran

Kerusakan akibat hardware yang paling banyak kasusnya adalah PCB yang koslet karena beban listrik, drive terjatuh dan harddisk mengandung Badsector. akibat dari kerusakan hardware ini menyebabkan recovery data menjadi lebih sulit, karena biasanya harus di iringi dengan penggantian sparepart.

Penggantian sparepart yang umum adalah PCB board dan Head, dan untuk melakukan hal tersebut diperlukan teknisi yang berpengalaman karenan memerlukan teknik serta peralatan khusus. , begitu juga untk mengganti PCB board, diperlukan pemprograman ulang chip yang ada pada PCB harddisk tersebut sehingga bisa mengenali kompunen-komponen lain dalam haarddisk.

01-01

Pengertian Dasar Recovery Harddisk

Data recovery membutuhkan waktu bertahun-tahun pengetahuan dan pemahaman dan pengalaman untuk membuat recovery data yang sukses
Orang-orang berpikir bahwa data yang disimpan pada piring-piring dapat dipindahkan ke drive baru dan membacanya seperti CD, Hal ini tidak benar sama sekali. Jika piring-piring dipindahkan mereka dipindahkan sebagai satu unit.


Mengapa?

Data disimpan dan ditulis pada permukaan piring-piring dalam silinder. Jika piring-piring drive dipindahkan satu per satu maka keselarasan dari piring-piring tidak lagi dapat dibaca dan semua data hilang pada drive tersebut.

Dibutuhkan peralatan khusus dan tenaga teknisis yang ahli dan pengalaman dalam mengerjakan hal ini, dan The swapping / memindahkan piring-piring dari harddisk yang rusak ke harddisk lainnya adalah salah satu upaya terakhir dalam perbaikan drive untuk membaca data dari piring-piring tersebut. Dalam data recovery perbaikan fisik merupakan salah satu masalah utama bagi semua teknisi Data Recovery.

Swap Head membutuhkan berjam-jam latihan dan menguji teknik yang mudah bagi Anda untuk dikuasai Dalam pemulihan data ada begitu banyak drive yang berbeda untuk dipelajari dan dipahami.

Sebagai contoh Anda mungkin menguasai seni swapping kepala dan piring-piring pada satu jenis drive Western Digital. Sekarang manufaktur mengeluarkan  model baru dari drive. Semua yang Anda pikir Anda tahu tentang drive ini telah berubah. Hal ini tidak mungkin lagi untuk melakukan swap kepala yang sama pada drive baru tersebut. Belum lagi berbagai macam merk harddisk bermunculan, teknik yang anda pakai di Merk WD tidak serta merta bisa di terapkan pada harddisk Seagate, Samsung, Hitachi, Toshiba dan lainnya.

Ilmu dan pengetahuan recovery data tidak ada habisnya, selalu berkembang sesuai dengan drive baru yang keluar di pasaran, baik dari model, kapasitas, merk, dan keunggulannya.

 hard-drive-internal