Pada kasus kali ini yang masuk ke dokter hardidsk, adalah harddisk merk Seagate tipe ST500DM002, saat harddisk ini kami terima, dan kami tanyakan sebab musababnya menggapa harddisk ini jadi tidak terditeksi di windows maupun di BIOS.

Customer Dokter Harddisk menjelaskan harddisknya tidak ada kerusakan fisik, tidak pernah jatuh tapi tiba-tiba tidak terditeksi di pc. gejalanay komputer langsung hang saat pertama kali di hidupkan. tapi saat harddisknya di lepas komputer booting normal.

Dengan menggunakan alat DFL-DE (sekarang namanya DFL-SRP), kami coba masuk ke mode terminal menggunakan COM port dengan COM adaptornya serta Connector khusus seagate, tapi ternyata HDD nya selalu sibuk (BSY Status).

Sudah di set baud rate 38400, tetap tidak mau masuk ke mode F3 T> , padahal kita butuh untuk masuk ke mode F3 untuk dapat memasukan perintah-perintah perbaikan firmware maupun pengecekan kondisi harddisknya.

Selanjutnya kita perlu proses PCB nya dulu dan melakukan shortconnect pada titik tertentu seperti dibawah ini :

dengan menggunakan tweezers (seperti jepitan )  untuk menghubungkan 2 titik pada PCB tersebut. tapi hanya dengan Short Connect (Diskoslet kan) 2 titik ini tanpa tau timing yang tepat dan berapa lamanya tidak akan berguna, karena tidak akan berpengaruh dan belum akan masuk ke mode terminal F3.

Setelah sukses di “kosletkan” / “Reset” PCB nya, jangan dilepas dulu sampai masuk ke mode terminal, begitu seluruh pesan dari terminal tampil, baru lepas tweezers dan mulai masuk ke mode F3 T>

Begitu masuk ke mode F3 T> tinggal mengunakan perintah m0,2,2,,,,,22 , power off/on, bersihkan g-list, bersihkan dan reset SMART data, akhirnya Harddisk ini sudah terditeksi normal, dan siap untuk di extract datanya.

Bila tidak ada bad sector atau headnya normal, maka data bisa langsung di extract, tapi bila head bermasalah, melanjutkan ke pembuatan image harddisk. bila harddisk masih belum bisa diakses walaupun sudah terditeksi, maka harus dilakukan perbaikan lanjutan, yaitu perbaiakn problem akses sector (Fix sector access problem) menggunakan tools dan menu khusus dari DFL-SRP DE